Ketua Umum GRIB Jaya Kumpulkan Pimpinan Se-Indonesia di Indramayu, Tegaskan Soliditas dan Peran Strategis Organisasi

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 03:50 WIB

50442 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, Jawa Barat — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, H. Hercules Rosario Marshal, menggelar pertemuan konsolidasi penting bersama seluruh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Indonesia serta para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Acara yang berlangsung di kediaman pribadinya di Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (8/6/2025) tersebut bertujuan memperkuat struktur organisasi sekaligus memberikan arahan strategis menghadapi berbagai dinamika sosial dan politik terkini.

Dalam sambutannya, Hercules menyampaikan pesan tegas kepada para pimpinan daerah agar tetap menjaga semangat kebersamaan dan keteguhan hati dalam menjalankan misi organisasi. “Saya memberikan motivasi agar kita lebih semangat, lebih kompak, tidak boleh takut dengan buzzer yang dikemas. Rakyat masih sama kita, rakyat masih sama GRIB,” ujarnya penuh keyakinan. Ia juga menambahkan, “Kalau kita benar, jangan takut dengan orang yang salah.”

Situasi sulit yang sedang melanda GRIB Jaya menurut Hercules tidak terlepas dari adanya upaya framing dan kampanye negatif yang sengaja dirancang untuk melemahkan organisasi tersebut. Namun, ia menolak untuk gentar dan justru menegaskan posisi GRIB sebagai mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan stabilitas nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negara ini negara hukum. Mari kita bersinergi dengan TNI-Polri, bersinergi dengan pemerintah, membantu kamtibmas untuk menciptakan suasana aman, nyaman, dan damai di tengah-tengah masyarakat,” tegas Hercules, yang mengajak seluruh kader untuk memegang teguh peran mereka sebagai pelindung dan pembela kepentingan rakyat.

Hercules juga berusaha meluruskan persepsi publik yang keliru mengenai citra organisasi yang ia pimpin. Menurutnya, GRIB bukanlah organisasi yang berorientasi pada intimidasi ataupun menebar ketakutan. “GRIB bukan untuk ditakuti masyarakat, GRIB bukan untuk ditakuti pengusaha. GRIB berangkat dari masyarakat untuk membantu dan membela masyarakat. Bukan untuk menakut-nakuti masyarakat,” jelasnya.

Salah satu poin utama yang ditekankan adalah sikap tegas GRIB terhadap ketidakadilan dan arogansi hukum yang selama ini dianggap merugikan kalangan bawah. “Orang boleh bicara begini, begitu, tidak usah takut. Negara ini negara hukum, di mana hukum itu harusnya memberikan keadilan yang sama, keadilan bagi ke atas dan keadilan bagi ke bawah. Bukan keadilan hanya untuk orang kaya, sementara orang kecil tidak mendapatkan keadilan. Inilah saya mengajak GRIB, kita kompak untuk melawan orang-orang yang zalim, orang-orang yang merasa kebal hukum. Mari kita kompak dan bersatu untuk melawan!” seru Hercules penuh semangat.

Pertemuan yang juga bertepatan dengan persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha ini berlangsung penuh kekeluargaan dan komitmen bersama. Hercules mengakhiri arahannya dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan daerah yang hadir serta menyampaikan salam hormat kepada keluarga masing-masing.

“Saya atas nama ketua umum mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh ketua DPD yang telah hadir. Tolong sampaikan salam hormat saya kepada keluarga di rumah,” tutupnya dengan penuh kehangatan.

Konsolidasi internal ini juga dihadiri oleh sejumlah pengurus DPP GRIB Jaya lainnya, termasuk Ketua Harian Anan Wijaya dan Sekretaris Jenderal Zulfikar, serta jajaran pengurus pusat lainnya. Acara tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi dalam menghadapi tantangan ke depan dan mengukuhkan peran GRIB sebagai gerakan rakyat yang berpihak kepada keadilan sosial dan persatuan bangsa (*)

Berita Terkait

Ratusan Warga Sukaslamet Geruduk Kantor Desa, Desak Pemakzulan Kuwu Rajudin atas Dugaan Penggelapan Dana Desa
Satresnarkoba Polres Indramayu Ungkap 18 Kasus Narkoba, Amankan 21 Tersangka
Kasus Kematian Putri Apriyani, Kuasa Hukum Nilai Polisi Keliru Sebut Tahapan Penanganan
Motif Uang Muncul di Balik Kematian Putri Apriyani, Bripda Alvian Diduga Kuasai Rp 32 Juta
Bripda Alvian Sinaga Jadi DPO, Kasus Kematian Putri Apriyani Bikin Geger Indramayu
Tragedi Puncak: Dijebak Iming-iming Uang, Anak di Bawah Umur Diperkosa Bergilir oleh 12 Pelaku
Remaja Tewas Dikeroyok di Indramayu, Tujuh Pelaku Ditangkap dalam Waktu Kurang dari 24 Jam
Viral di Medsos: Kasus Sodomi Anak di Indramayu Ungkap Kegagalan Sistem Pelaporan

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru