Kabupaten Tanah Laut Akui Kota Bandung Banyak Prestasi Sehingga Patut Dicontoh

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 10:44 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima kunjungan studi banding atau kaji tiru dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut, Kalimantan Selatan, di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Jumat, 19 September 2025.

Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, yang hadir bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan perwakilan Bank Kalsel.

Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas sambutan hangat Pemkot Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Bandung memiliki banyak prestasi yang menjadikannya patut dijadikan contoh bagi daerah lain, termasuk Tanah Laut.

“Kalau bahasa resminya ini kaji tiru, tapi kalau bahasa sederhana kami ingin belajar dari senior. Bandung ini kota yang luar biasa banyak prestasi, sehingga wajar kalau kami ingin mencontohnya,” ujar Rahmat.

Rahmat mengungkapkan adanya ikatan emosional yang membuatnya semakin dekat dengan Bandung. Ia lahir pada 25 September, bertepatan dengan hari jadi Kota Bandung. Selain itu, istrinya merupakan warga asli Bandung, bahkan anak pertama mereka lahir di kota ini.

“Bandung ini sudah seperti rumah kedua bagi saya. Jadi selain karena prestasinya, saya juga punya keterikatan emosional dengan kota ini,” ungkapnya.

Dalam paparannya, Rahmat menyebut ada sejumlah sektor yang ingin dipelajari langsung dari Bandung, di antaranya:
* Pengelolaan persampahan. Bandung dinilai berhasil membangun sistem pengolahan sampah terpadu, sementara Tanah Laut masih menggunakan sistem sederhana.
* Kerja sama luar negeri. Bandung aktif menjalin kemitraan pendidikan dan pelatihan dengan lembaga internasional.
* Digitalisasi pemerintahan. Rahmat menyoroti capaian Kota Bandung dalam indeks SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) yang sudah mencapai 4,59, jauh di atas Tanah Laut yang baru berada di angka 3,12.
* Ekonomi kreatif dan kerajinan. Bandung dianggap sukses membawa produk lokal hingga ke level internasional.

Rahmat juga menyinggung kondisi fiskal Tanah Laut yang masih sangat bergantung pada dana transfer pusat, khususnya dari sektor pertambangan. Menurutnya, belajar dari Bandung sangat penting agar daerahnya bisa lebih mandiri dalam pendapatan asli daerah (PAD).

“Kami hanya memiliki PAD sekitar Rp250 sampai Rp263 miliar per tahun, sementara sumber daya alam seperti pertambangan ada batasnya. Karena itu kami ingin belajar dari Bandung yang mampu mengembangkan potensi kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Rahmat berharap kunjungan ini membawa manfaat nyata bagi kedua daerah.

“Semoga pertemuan ini membawa berkah, memperkuat persaudaraan, dan menjadi langkah awal kerja sama yang bermanfaat bagi masyarakat Tanah Laut maupun Bandung,” tuturnya.

Sedangkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut kunjungan ini sebagai kesempatan berharga untuk mempererat hubungan antardaerah.

Ia mengatakan, meski sebelumnya Bandung dan Tanah Laut belum memiliki riwayat kerja sama panjang, kunjungan ini membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang.

“Ini sebuah berkah besar bagi Kota Bandung bisa menerima tamu istimewa dari Kabupaten Tanah Laut yang dipimpin langsung Pak Bupati. Persahabatan dan kerja sama kita tidak hanya sebatas pengelolaan keuangan daerah, masih banyak hal lain yang bisa kita eksplorasi bersama,” kata Farhan.

Berita Terkait

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital
Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi
Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota
Siskamling Siaga Bencana, Farhan: Partisipasi Warga Jadi Modal Utama Jaga Keamanan Lingkungan
Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”
Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota
Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru