Longsor Gunung Kuda Cirebon Tewaskan 14 Orang, 8 Masih Hilang, Pemerintah Tetapkan Status Darurat 7 Hari

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 05:21 WIB

50416 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON – Musibah longsor yang terjadi di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (30/5/2025), terus menjadi perhatian serius berbagai pihak. Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari guna mempercepat proses penanganan dan evakuasi korban.

Konfirmasi ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, usai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di posko pencarian korban, Jumat malam. Herman menyebutkan, dengan ditetapkannya status darurat bencana ini, seluruh instansi terkait dapat fokus maksimal menjalankan tugas mulai dari pencarian korban hingga pemulihan dampak longsor.

“Kami tetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari. Dengan status ini, seluruh sumber daya akan difokuskan untuk proses evakuasi dan penanganan bencana secara komprehensif dari awal sampai akhir,” ujar Herman kepada wartawan, Jumat (30/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan yang diterima dari kepala desa setempat, hingga saat ini tercatat sebanyak 14 orang telah meninggal dunia akibat longsor yang menimpa pemukiman di sekitar Gunung Kuda. Korban meninggal tersebut kini berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun untuk proses perawatan dan penanganan lebih lanjut. Selain itu, empat korban lainnya masih menjalani perawatan medis di rumah sakit Sumber Hurip akibat luka-luka serius.

Sementara itu, Herman juga mengonfirmasi bahwa delapan orang lainnya masih dinyatakan hilang dan diduga kuat masih tertimbun material longsor di lokasi kejadian. “Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan berbagai instansi terkait terus melakukan pencarian lanjutan untuk menemukan delapan korban tersebut,” ungkap Herman.

Pencarian yang berlangsung pada Jumat sore terpaksa dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB karena kondisi cuaca dan medan yang sulit, dan akan dilanjutkan kembali pada pagi hari Sabtu, sekitar pukul 07.00 WIB. Herman menyatakan bahwa proses pencarian ini akan terus dilakukan dengan prioritas tinggi demi menemukan seluruh korban secepat mungkin.

Selain fokus pada evakuasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berencana memberikan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk perhatian dan dukungan atas musibah yang menimpa mereka. “Santunan akan kami berikan sesuai ketentuan kepada keluarga korban agar bisa meringankan beban mereka,” tambah Herman.

Musibah longsor ini merupakan tragedi yang sangat memprihatinkan mengingat kawasan Gunung Kuda sebelumnya sudah dikenal rawan terhadap gerakan tanah dan longsor. Sebelumnya, wilayah ini juga pernah menjadi sorotan terkait aktivitas galian C yang berpotensi memicu pergerakan tanah.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah setempat mengimbau warga di daerah rawan bencana untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari petugas penanggulangan bencana demi keselamatan bersama. Herman juga meminta seluruh warga agar tidak mendekati lokasi longsor karena masih ada risiko longsor susulan yang bisa membahayakan keselamatan tim penyelamat dan warga.

“Keamanan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak agar musibah ini tidak meluas,” tegas Herman.

Tim gabungan yang melakukan operasi pencarian terdiri dari personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta relawan dan warga sekitar. Mereka bekerja keras dengan peralatan khusus dan metode pencarian yang sistematis demi menemukan korban yang masih hilang.

Kondisi tanah dan cuaca menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat, namun semangat dan kerja sama yang tinggi diharapkan dapat membawa hasil maksimal. Pemerintah juga memastikan akan terus memberikan update informasi kepada publik secara berkala terkait perkembangan pencarian dan kondisi korban.

Musibah longsor Gunung Kuda ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat setempat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendukung penanganan darurat dan pemulihan pasca bencana agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. (*)

Berita Terkait

Tanah Longsor Terjang Kecamatan Cinagara, Belasan Warga Tewas dan Ratusan Mengungsi
bank bjb Raih Apresiasi “Edukasi PMI Perempuan” Dari Kemenko Perekonomian
SWI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Wartawan Syahbudin Padank di Subulussalam
Demi Kepastian Hukum dan Administrasi Keluarga, Program Isbat Nikah di Sukamaju Akan Terus Berjalan
SWI Kritik Monopoli Organisasi Pers: Kebijakan Harus Berdasar UU Pers dan HAM
Dentuman Keras Disertai Cahaya Warna-Warni Gegerkan Warga Cirebon, Diduga Meteor Jatuh di Langit Cerah
Kontrak Rp14,4 Miliar Disoal: Pekerjaan Jalan Banjaran–Pangalengan Sarat Kejanggalan
Gempa Susulan Guncang Sukabumi Dua Kali Dini Hari, BMKG: Magnitudo 2,5 dan 3,8

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru