Sekda Herman Suryatman: Komitmen Kuat Kunci Sukses Jabar Jadi Provinsi Termaju

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2025 - 04:47 WIB

50532 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat menyampaikan insight pada kegiatan pelatihan kepemimpinan Conscious Leadership Introduction (COLIN), bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jabar dan Kabupaten/Kota.

Kegiatan bertema “Mewujudkan Transformasi Tata Kelola yang Berdampak untuk Pembangunan Koperasi dan UMKM di Provinsi Jawa Barat” berlangsung di United In Diversity (UID) Learning Hub, Jakarta,  Selasa (11/2/2025).

Pada pertemuan tersebut Herman memberi motivasi kepada para pemangku kepentingan di sektor koperasi dan usaha kecil (KUK) terkait pemosisian Jabar dalam lanskap Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agar dapat melakukan positioning yang tepat, maka visi yang tengah dituju perlu dipahami dengan baik.

Ia menyebut, Indonesia Emas 2045 sebagai sebuah visi masa depan, dimana pada tahun 2045 Indonesia ditargetkan menjadi salah satu negara maju di dunia.

“Itu hasil riset dari McKinsey dan World Bank. Dengan kondisi dan potensi yang kita miliki saat ini, kita diproyeksikan dalam 20 tahun ke depan akan mencapai status negara maju,” kata Herman.

“Namun pertanyaannya, apakah kita benar-benar akan menjadi negara maju. Itu tergantung pada apa yang kita lakukan hari ini,” sambungnya.

Secara de facto, sambung Herman , jika dianalisis berbagai potensi yang ada, Jabar memiliki peluang besar untuk mencapainya.

Wilayah Jabar dengan segala potensinya, mulai dari sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan jumlah penduduk hampir 50 juta, setidaknya harus dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi secara akseleratif.

Apalagi sektor KUK memiliki masa depan cerah apabila pendampingan dari Pemdaprov Jabar dan Pemda Kabupaten/ Kota berjalan optimal.

Maka dari itu perlu memiliki komitmen yang kuat dari berbagai pihak agar visi Indonesia Emas dan Jabar provinsi termaju benar-benar bisa diraih.

“Jika Indonesia Emas ditargetkan pada 2045, maka Jawa Barat harus menjadi provinsi termaju dan terdepan lebih cepat lebih baik,” ungkap Herman.

“Kita harus kontekstual dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, baik dalam perspektif lokal, regional, nasional, maupun global,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Gegerkan Sekolah, Diduga Berasal dari Sound System
Rokok Tanpa Cukai Kian Merajalela, Negara Rugi Triliunan dan Sindikat Setiven Masih Bebas Berkeliaran
Prof Dr Sutan Nasomal Minta Kemenkes RI Bersama Kadinkes DKI Jakarta Transparan Pada Media Buka Data Mamnpaat Rakyat Tahu
Laporan Penipuan Investasi Bodong: Haji Baharuddin Kehilangan Hampir 5 Miliar Rupiah
PP GP Al Washliyah Apresiasi Pidato Presiden Prabowo di PBB Soal Kemerdekaan Palestina
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid Menyambut Terselenggaranya Kongres PWI
BAZNAS Jabar Raih 5 Penghargaan di BAZNAS Award 2025
Miliki Satu Juta Rute, Pos Indonesia Siap Jadi Backbone Industri Kurir Nasional

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru