Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Jadi Penentu Reformasi Birokrasi, Bandung Fokus Kejar Skor Indeks

REDAKSI BANDUNG

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 23:46 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,BaranewsJabar — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggenjot pencapaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2025 dengan menargetkan skor indeks sebesar 4,62.
Upaya ini dibahas dalam Review SPBE 2025 yang digelar di Balai Kota Bandung, Selasa 22 Juli 2025.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengingatkan, capaian SPBE memiliki dampak besar terhadap berbagai indikator kinerja daerah.Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk bekerja sama mengoptimalkan nilai-nilai yang masih rendah, terutama dalam aspek audit internal.“Jangan sampai nilai SPBE kita turun dan mempengaruhi indikator-indikator daerah. Ini harus kita usahakan bersama,” ujar Iskandar.

Sementara itu, Kepala Diskominfo, Yayan Brilyana menjelaskan, SPBE merupakan ujung tombak reformasi birokrasi, yang bobotnya menyumbang hingga 60 persen terhadap penilaian kinerja reformasi birokrasi daerah.Menurutnya,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberhasilan dalam SPBE akan berdampak langsung pada efisiensi anggaran dan kesejahteraan masyarakat.“Tahun 2024 nilai kita naik signifikan dari 3,98 menjadi 4,59. Ini progres yang bagus. Target tahun ini adalah 4,62, dan kami optimistis bisa tercapai,” ucap Yayan.

SPBE terdiri dari empat domain utama yakni Kebijakan SPBE, Tata Kelola SPBE, Manajemen SPBE, dan Layanan SPBE, serta mencakup delapan aspek penilaian.Yayan juga mengungkapkan, proses review saat ini memasuki tahap akhir, dengan tenggat waktu dari Kementerian PAN-RB untuk melengkapi evidence hingga 18 Agustus 2025.

Untuk itu, Pemkot akan melakukan pendampingan intensif bersama asesor eksternal pada 6 Agustus 2025.“Kami mohon kepada seluruh perangkat daerah agar serius mempersiapkan bahan dan intervensi yang dibutuhkan,” ujar Yayan.

Saat ini, nilai SPBE Kota Bandung pada Triwulan II berada di angka 3,00. Masih ada waktu satu bulan untuk melengkapi seluruh dokumen dan indikator agar dapat mengejar target 4,62 yang telah ditetapkan.** (Imas)

Berita Terkait

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital
Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi
Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota
Siskamling Siaga Bencana, Farhan: Partisipasi Warga Jadi Modal Utama Jaga Keamanan Lingkungan
Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”
Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota
Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru