338.091 Siswa Diterima di Sekolah Negeri

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Minggu, 13 Juli 2025 - 16:13 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto menjelaskan, berdasarkan data per tanggal 9 Juli 2025 pukul 17.40 WIB, pada tahun ini, jumlah lulusan SMP/MTs di Jabar tercatat sebanyak 837.115 siswa.

 

BANDUNG, DISDIK JABAR // Baranewsjabar – Pengumuman Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 2 SMA, SMK, SLB Provinsi Jawa Barat (Jabar) Tahun 2025 telah dilaksanakan pada Rabu (9/7/2025) pukul 15.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto menjelaskan, berdasarkan data per tanggal 9 Juli 2025 pukul 17.40 WIB, pada tahun ini, jumlah lulusan SMP/MTs di Jabar tercatat sebanyak 837.115 siswa.

Total daya tampung SMK dan SMA negeri, tambahnya, berjumlah 317.302 siswa. Untuk jumlah keseluruhan pendaftar SPMB di tahap 1 dan 2 mencapai 569.085 orang, sedangkan jumlah pendaftar yang diterima di sekolah negeri pada SPMB tahap 1 dan 2 sebanyak 294.100 siswa.

43.991 Siswa Terjaring Kebijakan PAPS
Pada SPMB tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengeluarkan kebijakan Penanggulangan Anak Putus Sekolah (PAPS). “Untuk yang terjaring PAPS ini berjumlah 43.991 siswa. Sehingga, total pendaftar yang diterima berjumlah 338.091 siswa,” ungkapnya, Rabu (9/7/2025).

Sisa Kuota

Kadisdik mengungkapkan, pada SPMB tahap 1 dan 2, terdapat sisa kuota (tidak terpakai) sebanyak 23.202 karena beberapa hal. “Antara lain karena kekurangan jumlah pendaftar dan tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Bagi siswa yang tidak lolos pada SPMB tahap 1 dan 2, Kadisdik mengatakan, masih bisa diterima di sekolah swasta dan sekolah di bawah kewenangan Kementerian Agama. “Semuanya berjumlah 543.015 siswa,” ucapnya.

Adapun siswa yang tidak mendaftar pada SPMB tahun ini, ungkap Kadisdik, sebanyak 268.031 orang.

Selamat dan Tetap Semangat

Kadisdik pun mengucapkan selamat kepada peserta didik baru yang berhasil lolos di SPMB tahap 2 dan mengimbau untuk melakukan daftar ulang. Sedangkan bagi yang tidak lolos, Kadisdik mendorong agar tetap semangat bersekolah.

“Selamat kepada yang lolos SPMB tahap 1 dan 2. Jangan lupa buat daftar ulang. Bagi yang belum berhasil, jangan berputus asa. Tetap semangat, masih ada sekolah swasta dan sekolah di bawah Kementerian Agama yang bisa menampung,” pesannya.* ( Imas )*

Berita Terkait

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital
Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi
Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota
Siskamling Siaga Bencana, Farhan: Partisipasi Warga Jadi Modal Utama Jaga Keamanan Lingkungan
Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”
Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota
Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru