Pendidikan Karakter Panca Waluya, Kak Seto Ketua LPAI Tak Ada Hak Anak yang Dilanggar

REDAKSI BANDUNG

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 14:58 WIB

50200 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LPAI, Seto Mulyadi bersama Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi meninjau pelaksanaan Pendidikan Karakter Panca Waluya di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi Cikole Lembang, Sabtu (10/5/2025).

LEMBANG, Baranews.jabar – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi meninjau pelaksanaan Pendidikan Karakter Panca Waluya di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi Cikole Lembang, Kab. Bandung Barat, Sabtu (10/5/2025).

Ia pun menegaskan, tak ada hak anak yang dilanggar dalam pendidikan karakter yang dilakukan.
“Sering banyak orang yang salah sangka. Meski ada unsur pendidikan oleh militer, tapi tetap menggunakan bahasa anak dan memenuhi hak-hak anak. Hak untuk tumbuh dan berkembang, mendapatkan perlindungan, didengar suaranya, bahkan ada cek kesehatan, dan psikologi,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia kembali menegaskan, pendidikan karakter ini dikawal dengan baik oleh berbagai unsur yang terlibat maka pendidikan seperti ini sangatlah aman dan positif bagi anak-anak.
Kak Seto, sapaan akrabnya, mengapresiasi program yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi ini.
Sebab, menurutnya, Pemprov Jabar sangat terbuka.

“Pak Gubernur sangat terbuka, saya ajukan untuk melihat kondisi anak-anak, beliau mempersilakan, saya mengapresiasi sekali,” ungkapnya.

Pihaknya, lanjut Kak Seto, akan terus memantau sampai akhir masa pendidikan. Dalam waktu dekat, Kak Seto berencana kembali datang ke Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi Cikole Lembang untuk menjadi narasumber dan mengajar langsung para siswa.

Ia juga memotivasi para siswa agar tetap semangat. “Tetap semangat, jaga kesehatan, fisik, mental, dan sosial. Artinya, jangan saling bertikai, mem-bully, dan sebagainya. Jaga kekompakan karena kita mengarah pada NKRI,” tegasnya.

Di sana, Gubernur juga berdialog dengan seluruh peserta pendidikan karakter. Mereka mengaku betah dan nyaman berada di tempat pelatihan.
Peninjauan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman dan Kepala Bidang Pendidikan Khusus Layanan Khusus sekaligus Plh. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas Disdik Jabar, Ai Nurhasan. ( Imas )

Berita Terkait

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital
Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi
Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota
Siskamling Siaga Bencana, Farhan: Partisipasi Warga Jadi Modal Utama Jaga Keamanan Lingkungan
Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”
Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota
Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru