Dari Anak-anak hingga Master: Turnamen Catur Ramadhan 2025 Suguhkan Pertarungan Otak Seru

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Sabtu, 15 Maret 2025 - 04:16 WIB

50279 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta: 15 Maret 2025 ||Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, meninjau pelaksanaan Turnamen Catur Cepat Ramadhan Cup PB Percasi 2025 di Auditorium Wisma Menpora, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/3).

 

Kehadiran Menpora Dito disambut Kabid Organisasi PB Percasi, Laksamana Muda Rifai Ras yang menemani Menpora meninjau beberapa meja peserta yang tengah mengikuti turnamen. Tampak keduanya saling berdiskusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kategorinya apa aja pak. GM nya ada berapa?. Mungkin esok saya akan datang lagi,” kata Menpora Dito mengakhiri tinjauannya.

 

Turnamen Catur Cepat Ramadhan Cup PB Percasi 2025 ini berlangsung pada 15-16 Maret 2025 yang dipusatkan di Auditorium Wisma Menpora, memperebutkan total hadiah hingga Rp 70 juta.

 

Kabid Organisasi Percasi Laksamana Muda Rifai Ras menyebut, turnamen ini sudah berlangsung rutin sejak dua dekade lalu. “Kegiatan ini sudah memasuki tahun ke-22 dan cukup lama diadakan setiap tahun di bulan Ramadhan,” ujar Rifai.

 

Turnamen ini lanjutnya, untuk mengundang pecatur yang ingin mengembangkan prestasi dan bakat agar bisa menjadi master atau grand master di masa depan. “Kami terus melakukan pembinaan. Semoga ada pecatur yang berprestasi yang bisa muncul dari kejuaraan ini,” imbuhnya.

 

Turnamen ini diikuti 450 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta terbagi dalam tiga kategori, yaitu kategori Open, kategori U-16, dan kategori U-12. “Para peserta berasal dari 22 provinsi. Grand Master (GM) dua orang dan master internasional ada 11 orang,” kata Ketua Panitia Hardianto Kenneth.

 

Pada kategori Open, hadiah pertama yang disediakan sebesar Rp 10 juta, dengan total 41 peringkat terbaik yang akan mendapatkan hadiah. Untuk kategori U-16, hadiah pertama senilai Rp 1,5 juta akan diberikan kepada pemenang, dan total 15 pecatur terbaik akan mendapatkan hadiah.

 

Sementara itu, pada kategori U-12, hadiah pertama sebesar Rp 1 juta, dengan 15 peringkat terbaik yang akan menerima hadiah uang. Turnamen ini menggunakan peraturan FIDE terbaru dan menerapkan sistem Swiss 9 babak dengan waktu pikir 15 menit + 5 detik. Pemain yang memegang buah catur putih diwajibkan untuk menyediakan papan dan jam catur

Berita Terkait

MH Soccer Academy Akan Menggelar Coaching Clinic Session di Stadion Siliwangi Bandung
MS Glow Gelar Mudik Gratis, Menpora: Semoga Jadi Inspirasi Pengusaha Muda
Bukber Inspiratif Menpora Dito: Kolaborasi, Keberkahan, dan Harapan untuk Timnas
Zakat Sebagai Teladan: Prabowo dan Gibran Serahkan Zakat, Dito Ariotedjo Hadir Bersama Pejabat Negara
Gerak Bersama MDI-AMMDI dan Kemenpora: Dorong Kepemimpinan Muda dan Moderasi Beragama
Merdeka Marathon 2025, Marathon Rasa Festival: Lintasi Budaya, Teknologi, dan Semangat Kemerdekaan
Prabowo dan Erick Thohir Antusias Sambut Kemenangan Garuda di Kualifikasi Piala Dunia
Tegal Menuju Kota Sportif: Dukungan Moril Kemenpora Mengalir

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru