Yuk Kenali 3 Masjid Unik di Kota Bandung

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2025 - 04:20 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | Bagi yang ingin berlibur sekaligus melaksanakan kegiatan yang penuh berkah serta imbalan pahala, kamu dapat mengunjungi beberapa masjid di Kota Bandung.

Selain melaksakan ibadah, bisa juga sekaligus menjadi destinasi wisata religi sebagai ilmu pengetahuan.

Yuk kita simak masjid apa saja yang unik dan bisa menjadi tempat wisata religi di Kota Bandung:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Masjid Raya Al-Jabbar

Dikenal dengan masjid terapung Masjid Raya Al Jabbar adalah masjid yang didesain langsung oleh Ridwan Kamil. Masjid Raya Al Jabbar memiliki 27 relung yang berasal dari relief tembaga.

Relief tersebut telah melalui penempaan agar halus. Adapun desain relief tersebut memiliki motif batik yang mewakili setiap kota serta kabupaten di Jawa Barat.

Selain itu, lantai di bawah mezanin juga diterangi oleh lampu kuningan karya seorang pengrajin asal Gentur, Cianjur.

2. Masjid Al- Imtizaj

Masjid Al-Imtizaj memiliki pesona yang unik, tidak seperti masjid pada umumnya. Hal ini berkaitan erat dengan seni budaya etnis Tionghoa. Masjid ini terlihat menyerupai bangunan klenteng Negeri Tirai Bambu. Dari luar mungkin bisa salah menebak kalau tempat tersebut bukan masjid.

Namun, berkat adanya kubah pada bagian atas bangunannya, tempat tersebut dapat dikenali dengan mudah sebagai tempat ibadah umat muslim, masjid. masjid ini juga memiliki pemandangan unik pada tempat wudunya.

Tempat wudunya terinspirasi dari cawan klenteng dengan warna emas. Alih-alih terinspirasi dari Timur Tengah, masjid Al-Imtizaj justru dibuat beda dengan pengaruh budaya Tionghoa.

Masjid ini didominasi dengan cat warna merah dan kuning serta sentuhan aksen arsitektur klenteng. Unsur-unsur ini dimaksudkan agar masyarakat Tionghoa dapat mengunjunginya dengan rasa nyaman.

3. Masjid Agung Trans Studio Bandung

Masjid ini memiliki tampilan yang sangat megah dengan kubah emas dan corak belang hitam putih layaknya Masjid Nabawi.

Pintu utama dari Masjid Agung Trans Studio Bandung ini juga terinspirasi dari pintu utama masjid Nabawi yang berada di Madinah.

Dengan total 2.500 jemaah yang bisa ditamping, Masjid Agung Trans Studio Bandung memiliki dua lantai serta ballroom di bawah yang dapat digunakan untuk acara-acara tertentu. (yan)**

 

Berita Terkait

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital
Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi
Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota
Siskamling Siaga Bencana, Farhan: Partisipasi Warga Jadi Modal Utama Jaga Keamanan Lingkungan
Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”
Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota
Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru