Polda Jabar Ungkap 257 Kasus Narkotika Sepanjang September 2025

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025 - 03:14 WIB

50249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG |  Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Direktorat Reserse Narkoba, bekerja sama dengan jajaran Polrestabes, Polresta, dan Polres, berhasil membongkar 257 kasus penyalahgunaan narkotika sepanjang September 2025. Sebanyak 317 tersangka diamankan dalam operasi tersebut, terdiri dari 314 laki-laki dan tiga perempuan.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan, mengatakan pengungkapan ini mencakup jaringan lintas wilayah serta internasional yang terhubung dengan Malaysia, Iran, Jakarta, dan sejumlah daerah di Jawa Barat.

“Modus yang digunakan para pelaku adalah jaringan terputus dengan sistem distribusi melalui jalur darat, terutama di jalan tol. Mereka juga memanfaatkan aplikasi peta digital dan media sosial sebagai sarana komunikasi dan distribusi,” kata Hendra, Senin (29/9/2025), dikutip dari Media Sakti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti narkotika, di antaranya 10.946 gram sabu, 556 butir ekstasi, 14.132 gram ganja, 8.084 gram tembakau sintetis, 560 mililiter cairan tembakau sintetis, 6,2 gram bibit tembakau sintetis, 272.625 butir obat keras terbatas (OKT), serta 2.986 butir psikotropika.

Selain pengungkapan jaringan pengedar, polisi juga berhasil membongkar praktik industri rumahan pembuatan tembakau sintetis. Modus yang digunakan adalah pembelian tembakau kering melalui media sosial, yang kemudian dicampur dengan cairan narkotika dan alkohol sebelum dijemur dan dikemas kembali. Produk jadi dijual seharga Rp50 ribu per 0,5 gram dan Rp100 ribu per gram.

Salah satu kasus yang menonjol terjadi di Bandung Kulon pada 27 Agustus 2025. Tiga remaja berinisial ALR (18), MNF (18), dan ABS (19) ditangkap dengan barang bukti tembakau sintetis, timbangan digital, alat produksi, serta uang tunai senilai Rp1,3 juta hasil penjualan. Polisi juga menyita sejumlah telepon genggam milik tersangka.

“Dalam kasus ini, satu orang berinisial A saat ini masih diburu dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” ujar Hendra.

Kasus lainnya terungkap di kawasan Cimahi Utara pada 26 Agustus 2025. Dua pelaku berinisial IAS (alias Kunto) dan MSA (alias Edgar) ditangkap dengan barang bukti berupa ratusan bungkus tembakau sintetis siap edar, ganja, serta peralatan produksi seperti sealer, timbangan digital, dan botol semprot. Kedua tersangka mengaku meracik sendiri tembakau sintetis dari cairan narkotika yang dibeli seharga Rp12 juta dan mengubahnya menjadi sekitar 300 gram barang jadi. Dari hasil tersebut, pelaku diperkirakan meraup keuntungan hingga Rp30 juta.

Hendra menegaskan, Polda Jawa Barat berkomitmen untuk tidak memberikan ruang bagi pelaku peredaran narkoba. Upaya pemberantasan akan terus dilakukan, baik terhadap jaringan internasional maupun skala lokal industri rumahan.

“Pengungkapan ini menunjukkan bahwa kami serius memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Kami juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi apabila menemukan indikasi peredaran narkotika di lingkungannya,” ujarnya.

Seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang menanti mulai dari pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati, serta denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

Berita Terkait

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital
Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi
Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota
Siskamling Siaga Bencana, Farhan: Partisipasi Warga Jadi Modal Utama Jaga Keamanan Lingkungan
Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”
Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota
Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru