Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Timur Laut Sukabumi, Terasa Hingga Bogor dan sekitarnya

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 00:15 WIB

50161 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (20/9/2025) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa ini terjadi pukul 23.47 WIB dengan pusat gempa berada di darat, tepatnya 26 kilometer timur laut Sukabumi.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, lokasi gempa berada pada koordinat 6,75 Lintang Selatan dan 106,58 Bujur Timur, dengan kedalaman gempa 7 kilometer. Gempa ini dirasakan cukup luas hingga ke wilayah seperti Bogor, Rangkasbitung, dan sebagian wilayah sekitar Jawa Barat bagian barat.

Dalam peta guncangan BMKG (shake map), wilayah yang terdampak gempa mengalami intensitas guncangan antara skala II hingga IV MMI (Modified Mercalli Intensity) yang menunjukkan getaran ringan hingga cukup dirasakan oleh banyak orang di dalam ruangan, khususnya pada bangunan bertingkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG menyebutkan bahwa meskipun terasa di sejumlah wilayah, sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Potensi kerusakan juga tergolong minim mengingat kekuatan gempa yang relatif ringan dan kedalaman yang cukup dangkal.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan terus mengikuti informasi resmi dari BMKG. Hingga laporan ini diturunkan, belum tercatat adanya gempa susulan.

Peta distribusi intensitas gempa menunjukkan bahwa getaran paling kuat dirasakan di sekitar wilayah pusat gempa, yaitu di antara Sukabumi bagian timur laut dan Kabupaten Bogor bagian barat. Beberapa warga dilaporkan sempat terbangun akibat getaran yang dirasakan mendadak.

BMKG juga menegaskan gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami karena berada di darat dan dengan magnitudo yang tidak cukup besar untuk memicu gangguan laut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, memastikan bangunan tempat tinggal aman terhadap guncangan, dan segera keluar dari bangunan jika terjadi gempa susulan dengan intensitas cukup kuat.

Berita Terkait

Tanah Longsor Terjang Kecamatan Cinagara, Belasan Warga Tewas dan Ratusan Mengungsi
Dugaan Pencabulan Murid oleh Guru di Sukabumi: Tuntutan Keadilan Makin Menguat
Ada Dugaan Gugatan Perceraian Palsu Menghasilkan Akta Cerai Otentik
BRI Tegaskan Komitmen Terhadap Pendidikan Lewat Program BRI Peduli di Sukabumi
SWI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Wartawan Syahbudin Padank di Subulussalam
Kades Kadaleman dan Ketua PKPP Tinjau Rehabilitasi Bendungan Cikarang Cigangsa, Minta Warga Dukung Proyek
Demi Kepastian Hukum dan Administrasi Keluarga, Program Isbat Nikah di Sukamaju Akan Terus Berjalan
SWI Kritik Monopoli Organisasi Pers: Kebijakan Harus Berdasar UU Pers dan HAM

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru