Yoel Yosaphat: Teknologi AI Harus Efektif dan Efisien Atasi Kemacetan Bandung

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 20:16 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Yoel Yosaphat.

BANDUNG, baranewsjabar.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menerapkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada sistem pengaturan lalu lintas di Kota Bandung. Saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dengan pihak ketiga tengah melakukan uji coba pada traffic light di Jalan Pasteur.

Hal ini pun disambut baik Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung Yoel Yosaphat, S.T. Menurutnya, langkah Pemkot Bandung dalam menerapkan Al pada pengaturan lalu lintas di Kota Bandung sudah sangat baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tinggal memastikan teknologi AI yang digunakannya seperti apa, kita juga tidak diberitahu nih. Berarti nanti ada sistem apakah menggunakan AI yang sudah ada atau pesan khusus,” ungkapnya.

Yoel mengaku sempat menanyakan informasi ini saat rapat kerja Komisi III DPRD Kota Bandung dengan Dishub Kota Bandung. Namun, ia pun belum mendapatkan informasi lanjutan hanya sebatas uji coba penerapan AI pada lampu lalu lintas. “Kita belum tahu pakai AI-nya bikinan mana, AI-nya seperti apa,” ujarnya.

Diharapkan, penggunaan teknologi AI ini bisa berdampak pada penguraian kemacetan. Tentunya, pemantauan secara berkala harus dilakukan agar diketahui tahapan-tahapan dari pengurangan kemacetan di titik uji coba, sehingga nantinya bisa diterapkan di titik lain.

“Ke depannya kita bisa melihat berkurangnya kemacetan ini seperi apa, menurut saya harus terus dipantau di titik uji coba ini,” ungkapnya.

Disinggung soal biaya teknologi AI yang diterapkan hampir mencapai Rp2 miliar, Yoel mengaku bila memesan secara khusus anggarannya memang cukup mahal. Namun bila menggunakan AI yang sudah ada dan langganan, maka anggaran bisa lebih murah.

“Lebih baik biayanya enggak mahal-mahal. Kalau pesanan khusus memang mahal. Kalau pakai AI sudah ada, sudah umum dan langganan dan lain-lain mungkin lebih murah. Tapi apakah hal ini bisa dipakai karena kan kita juga ingin yang ekonomis tapi hasilnya engak jelek,” ungkapnya.

Penerapan teknologi AI ini harus bisa menjadi solusi dalam pengurangan kemacetan, sehingga bisa diterapkan secara menyeluruh. Untuk pengadaannya, anggaran bisa dialokasi dari APBD atau juga menggaet pihak ketiga.

“Yang penring masalah kemacetan di Kota Bandung bisa selesai,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital
Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi
Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota
Siskamling Siaga Bencana, Farhan: Partisipasi Warga Jadi Modal Utama Jaga Keamanan Lingkungan
Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”
Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota
Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru