Mengenal Prinsip Kepemimpinan Ala Wakil Wali Kota Bandung “Kang Erwin”

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:49 WIB

50132 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Menjadi pemimpin bukan hanya soal kekuasaan, melainkan juga tentang keistiqamahan dan pengabdian yang tulus.

Prinsip itulan yang dipegang oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin. Prinsipnya adalah “Tasarruful imam ‘ala ra’iyyah manuthun bil maslahah”, bahwa segala tindakan pemimpin harus didasarkan pada kemaslahatan umat.

“Makanya saya ingin semua kebijakan berorientasi pada kepentingan warga, bukan pada pencitraan,” ucapnya dalam sesi wawancara santai di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Bandung, Jalan Nyland, Rabu 18 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai seorang pemimpin yang juga berasal dari kalangan pendakwah dan pendidikan, Kang Erwin mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam setiap pengambilan keputusan.

Ia percaya bahwa tugas pemimpin adalah menjadi pelayan rakyat, bukan malah dilayani.

Menurutnya, semua aktivitas yang dijalani setiap hari, mulai dari menghadiri akad nikah, ceramah keagamaan, sampai turun ke lapangan menangani masalah, diniatkan sebagai ibadah.

“Kuncinya hanya satu, lillahi ta’ala. Kalau kita luruskan niat, insyaallah semua langkah diberkahi,” katanya.

Tidak berhenti di situ, Erwin menjelaskan, rumah dinasnya terbuka bagi masyarakat sejak pagi hingga malam hari.

“Kalau waktu jadi anggota DPRD, rumah saya disebut rumah aspirasi. Dari sajadah sampai haram jadah datang semua. Sekarang pun tetap terbuka. Bedanya sekarang saya bisa langsung eksekusi, dulu hanya menyampaikan,” tuturnya.

Perubahan signifikan dirasakan oleh Erwin, setelah beralih dari kursi legislatif ke kursi eksekutif. Jika dulu sebagai anggota DPRD ia menyampaikan aspirasi warga, kini sebagai Wakil Wali Kota Bandunh ia langsung turun tangan menyelesaikannya.

“Dulu waktu jadi dewan, saya terima aduan warga dan sampaikan ke SKPD. Sekarang, saya langsung ke lapangan. Laporannya saya tindak langsung,” ungkapnya.

Salah satu contoh nyata komitmen tersebut adalah saat dirinya menerima laporan tentang praktik pungutan liar (pungli) di Tempat Pemakaman Umum.

“Waktu itu ada laporan keluarga yang dikenakan pungli. Saya langsung datang, panggil pelakunya, dan uangnya saya suruh kembalikan. Hasilnya? Alhamdulillah, pungli di TPU-TPU lain langsung hilang,” jelasnya.

Ia juga bercerita tentang bagaimana dirinya membongkar bangunan liar dan membersihkan warung remang-remang.

“Saya turun langsung, bawa palu sendiri. Kalau perlu saya buang sendiri. Karena saya nggak mau setengah-setengah,” tegasnya.

Masalah sosial seperti minuman keras, penyimpangan tempat hiburan malam, dan pasar tumpah juga menjadi perhatian.

“Saya punya tanggung jawab. Kalau saya diam, saya khianat pada rakyat. Kalau saya biarkan, saya zalim. Karena itu semua pelanggaran, dan rakyat yang rugi,” ujarnya.

Tindakan langsung ini bukan tanpa risiko. Kang Erwin mengakui bahwa dirinya sering menjadi sasaran fitnah dan berita miring.

“Saya tidak ambil pusing. Saya tidak takut. Terpenting saya bekerja demi kepentingan rakyat,” katanya.

Ia pun meyakini bahwa pemimpin yang baik adalah yang hadir ketika rakyat butuh.

“Saya ingin jadi pemimpin yang tidak hanya terlihat saat kampanye, tapi yang benar-benar hadir saat rakyat menghadapi persoalan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital
Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi
Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota
Siskamling Siaga Bencana, Farhan: Partisipasi Warga Jadi Modal Utama Jaga Keamanan Lingkungan
Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”
Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota
Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru