Pahlawan di Perlintasan, Dedikasi Petugas Perlintasan Kereta Api Demi Keselamatan Bersama

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Kamis, 3 April 2025 - 19:11 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Mereka bukan tentara di medan perang, tetapi tugasnya tak kalah penting. Tanpa orang yang satu ini, entah berapa nyawa yang harus meregang.

Achmad Harisman Trisopiana, petugas Penjaga Palang Lintas (PJL) KAI di Braga, Kota Bandung, adalah salah satu dari banyak “pahlawan” yang memastikan keselamatan di setiap perlintasan kereta api.

Sejak 2014, ia setia menjalankan tugasnya, terutama di momen Lebaran yang penuh tantangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebaran menjadi momen krusial bagi petugas PJL. Jadwal perjalanan kereta api semakin padat, dan beberapa kereta tambahan seperti melintas tanpa sesuai jadwal reguler.

“Kami harus benar-benar siaga, karena kereta bisa datang kapan saja. Dan keselamatan pengguna jalan ada di tangan kami,” ujar Achmad.

Sayangnya tak semua pengguna jalan menghargai tugas mereka dan terkadang egois tanpa memilirkan keselamatan diri.

“Kadang sudah diberi peringatan, tapi masih ada yang nekat menerobos atau bahkan mengangkat palang pintu,” katanya.

Sikap seperti ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas PJL yang hanya ingin memastikan semua selamat.

Menjadi petugas PJL berarti harus selalu siap siaga, bahkan ketika orang lain menikmati waktu bersama keluarga.

Saat orang-orang merayakan Lebaran, Achmad dan rekan-rekannya justru semakin sibuk. Meski begitu, ia tetap bersyukur.

“Alhamdulillah, selama saya bertugas, semuanya berjalan aman dan lancar,” tuturnya.

Baginya, tugas ini adalah bentuk pengabdian.

“Saya hanya ingin semua selamat. Itu saja sudah cukup,” katanya dengan penuh ketulusan.

Sebagai seseorang yang melihat langsung betapa bahayanya perlintasan jika tidak dipatuhi, Achmad berpesan kepada para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan.

“Hati-hati di jalan, jangan menerobos palang pintu, dan ingatlah bahwa keluarga menunggu di rumah,” pesannya.

Di akhir perbincangan, ia mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

“Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberikan keselamatan dalam setiap perjalanan.”

Achmad Harisman Trisopiana mungkin bukan pahlawan dalam cerita besar sejarah, tapi bagi setiap nyawa yang selamat di perlintasan kereta, ia adalah pahlawan yang sesungguhnya.

Berita Terkait

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital
Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat
Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi
Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota
Siskamling Siaga Bencana, Farhan: Partisipasi Warga Jadi Modal Utama Jaga Keamanan Lingkungan
Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”
Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota
Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru