*Laksanakan Patroli Intensif Polres Sanggau Pastikan Sungai Kapuas Bebas Aktivitas PETI*

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025 - 20:35 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau Kalbar –Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sanggau, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Fariz Kautsar Rahmadhani, S.Tr. K., M.A., melakukan patroli perairan di sepanjang aliran Sungai Kapuas pada Senin (20/1).san

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap laporan masyarakat yang mencuat terkait dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah tersebut.

Dalam operasi tersebut, tim Satreskrim menyisir area-area strategis yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI. Dua desa yang menjadi fokus utama dalam patroli ini adalah Desa Sungai Batu dan Desa Semerangkai, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai lokasi tambang emas ilegal dalam laporan yang beredar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyisiran dilakukan dengan cermat oleh tim yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan keakuratan informasi. Namun, hasil patroli menunjukkan bahwa tidak ada aktivitas PETI seperti yang dilaporkan sebelumnya.

“Kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas PETI di sekitar aliran Sungai Kapuas. Hari ini, kami melaksanakan patroli menyeluruh untuk memverifikasi laporan tersebut,” ujar AKP Fariz.

Namun, setelah menyusuri beberapa lokasi yang diinformasikan, kami tidak menemukan adanya aktivitas tambang emas ilegal di sana,” sambungnya.

AKP Fariz menekankan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menjaga kawasan Sungai Kapuas dari segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk pertambangan tanpa izin. Ia juga memastikan patroli serupa akan terus dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan melindungi kelestarian lingkungan di sekitar sungai.

“Polres Sanggau secara konsisten melakukan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah yang rawan terhadap aktivitas ilegal seperti PETI. Ini adalah langkah preventif sekaligus upaya kami untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat,” tambahnya.

Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menyampaikan informasi dan memastikan validitasnya sebelum disampaikan ke pihak berwajib atau dipublikasikan. Menurutnya, laporan yang tidak akurat dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi mitra yang aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika ada indikasi pelanggaran hukum, segera laporkan kepada kami dengan informasi yang jelas dan lengkap agar bisa ditindaklanjuti secara optimal,” ungkap AKP Fariz.

Selain patroli, Kasat Reskrim Polres Sanggau menegaskan bahwa upaya penegakan hukum akan terus dilaksanakan. Pihaknya juga terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan PETI, sekaligus mendorong kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

“Kami tidak hanya bertindak melalui penindakan, tetapi juga dengan pendekatan persuasif melalui sosialisasi. Tujuan utamanya adalah memastikan masyarakat memahami dampak negatif dari aktivitas ilegal ini, baik terhadap lingkungan maupun hukum,” tutupnya.

Dengan hasil patroli ini, Polres Sanggau berharap dapat memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa wilayah Sungai Kapuas dalam kondisi aman dari aktivitas PETI. Patroli rutin akan terus digelar untuk menjaga kelestarian sungai sebagai salah satu aset penting bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Sumber : ‎AKP Fariz Kautsar Rahmadhani, S. Tr. K, S.I.K, MA Kasat Reskrim

Editor : JN//98

Dalam operasi tersebut, tim Satreskrim menyisir area-area strategis yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI. Dua desa yang menjadi fokus utama dalam patroli ini adalah Desa Sungai Batu dan Desa Semerangkai, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai lokasi tambang emas ilegal dalam laporan yang beredar.

Berita Terkait

Sentuhan TMMD, Masjid di Wangunjaya Berubah Menjadi Lebih Layak dan Indah
Air Bersih Kini Mengalir, Warga Wangunjaya Sambut Gembira Hasil TMMD
Selesai 100 Persen, Pos Ronda Cibitung Jadi Titik Terang Keamanan Desa
Gemericik Air dan Tawa Anak Desa Wangunjaya Jadi Bukti Manunggal TNI–Rakyat
Suta Widhya: PT Cita Mineral Investindo Tbk Telah Dilaporkan ke Presiden Atas Dugaan Pencemaran Lingkungan Hidup
Bupati Salim Fakhry Tegaskan Komitmen Pembinaan MTQ, Optimistis Aceh Tenggara Masuk 10 Besar
Tak Hanya Membangun Jalan, TMMD Cianjur Bangun Kesadaran Keluarga Sehat
Ditlantas Polda Sultra Gelar Giat Bansos Jumat Berkah Bagi Masyarakat Seputaran MTQ

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 16:47 WIB

Wisuda XXII USB YPKP: Luluskan 921 Wisudawan di Era Digital

Senin, 24 November 2025 - 16:48 WIB

Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Minggu, 23 November 2025 - 17:43 WIB

Masjid Raya Bandung Bakal Jadi Tempat Gelaran Seni Budaya Religi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:42 WIB

Wisuda 105 Siswa Sekolah Lansia Bahagia Antapani, Farhan: Pemberdayaan Lansia adalah Masa Depan Kota

Kamis, 20 November 2025 - 18:33 WIB

Kota Bandung Dukung Kolaborasi Tekstil RI–Australia Dorong Konsep “Designed in Australia, Crafted in Indonesia”

Rabu, 19 November 2025 - 07:07 WIB

Forkopimda Cup 2025 Kembali Bergulir, Momentum Satukan Instansi dan Jawab Tantangan Kota

Selasa, 18 November 2025 - 07:06 WIB

Pemkot Bandung Ajak Warga Berkolaborasi Wujudkan Kota “Zero New Stunting”

Selasa, 18 November 2025 - 06:52 WIB

Kurnia Solihat: Perizinan Harus Semakin Sederhana, Pasti, dan Memenuhi Kebutuhan Publik

Berita Terbaru